Monday, 21 March 2011

Moment

Pagi ini adalah pagi yang sangat berbeda bagi Putra, siswa SMA yang sedang menjalani liburan sekolah di Bali. ia berharap rencana yang sudah ia rancang bersama temannya itu berhasil. HP Putra berdering, dengan cepat ia mengangkat teleponnya dengan semangat
"udah siap bro?" tanya Sandy. sahabat karibnya sejak ia masuk sekolah menengah atas
"sip deh, eh dia pake baju apa?"
"dia pake dress hijau, inget warnanya hijau1 jangan sampe keliru. good luck ya!"
"iya, udah dulu ge mau mandi"
"ok"
Ditekannya tombol reject untuk memutuskan panggilan dari temannya itu, kemudian dilemparkannya HP dan mengambil handuk untuk mandi. Setelah selesai membersihkan tubuhnya, ia mengambil kaos diery berwarna hijau dan celana jeans yang ia sukai dengan maksud agar pakaiannya dengan gadis yang akan ditemuinya itu sama.



Dalam perjalanan, Putra terus terbayang dengan gadis itu. Ia selalu mengingat ingat ciri ciri yang telah diberikan temannya itu: rambut sebahu, kulit putih, cantik, dan bernama Gita. namun ada satu yang ia lupakan, ia hanya ingat Gita mengenakan baju berwarna hijau tanpa mengingat yang ia pakai adalah dress. Beberapa menit kemdian Putra sampai di pantai kuta. Ia turun dari mobil dengan gaya cool dan wajah menawannya yang menarik hati wanita serta tubuhnya yang tinggi dengan kulit putih yang disinari matahari.
Ia berjalan menuju restaurant seafood disana, dengan teliti Putra mencari gadis yang mirip dengan ciri ciri yang telah diberikan temannya Sandy. Akhirnya ia menemukan seorang gadis cantik, rambut sebahu, kulit putih dan memakai kaos hijau dan celana pendek. Putra mengira ia adalah Gita, ia benar benar lupa bahwa Gita yang sebenarnya itu mengenakan dress dan bukan kaos. Tanpa berfikir panjang, Putra mendekati gadis yang salah.
"elo Gita kan? duh, ternyata bener kata Sandy, elo itu emang cantik banget. eh gimana kalo kita jalan jalan aja? ayo!" kata Putra. Ia menarik tangan gadis itu tanpa mempedulikan gadis itu ingin melepaskan genggaman tangan Putra.
Mereka berlarian di pesisir pantai, foto bersama, dan yang terakhir mereka berbelanja ditoko terdekat.
"gue seneng banget bisa pergi sama elo, ini gue punya sesuatu" katanya. Ia mengeluarkan sesuatu dikantong celana jeansnya. Gadis itu terkejut melihat Putra memberikan kalung untuknya.
"thank's ya? sekarang ge mau pulang"
"perlu dianter?"
"nggak usah" gadis itu membalikkan badannya dan pergi. Sesampai dimobil, ia melihat Sandy mengirim pesan untuknya bahwa Gita kecewa dengannya karena ia tidak menemuinya direstaurant. Putra tertegun membaca pesannya dan menyadari bahwa gadis yang ia temui itu bukan Gita.

No comments:

Post a Comment